Menu

Dark Mode
Lima Terduga Pelaku Pencurian Baterai Tower di Jembrana Dibekuk, Satu Masih Diburu Polres Jembrana Ungkap 7 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan dan Sabu 119 Gram Disita Bupati Jembrana Apresiasi Bakat Seniman Cilik di Lomba Gong Kebyar 2026 Pastikan Personel Bersih dari Judi Online dan Pinjaman Online, Propam Polres Jembrana Adakan Sidak Polres Jembrana Sita Ribuan Rogal di Gilimanuk, Pemilik Diamankan GBH Guncang Kelurahan Loloan Barat dengan Semangat Kemerdekaan

Headline

Nyawa Melayang Demi Selamatkan Tiga Anak, Kisah Heroik di Perairan Perancak

badge-check


					Aparat memenuhi Puskesmas II Negara, Pasca Kejadian Heroik. Minggu (10/5/26). 
Sumber : Polres Jembrana/JPost Perbesar

Aparat memenuhi Puskesmas II Negara, Pasca Kejadian Heroik. Minggu (10/5/26). Sumber : Polres Jembrana/JPost

Jembrana (JPost) — Minggu sore itu, 10 Mei 2026, perairan Muara Perancak menyimpan duka. Seorang pria berinisial SB, 48 tahun, warga Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, ditemukan tak bernyawa setelah berjuang di tengah arus—menyelamatkan tiga anak yang bersamanya.

Di lingkungan tempat tinggalnya, SB dikenal sebagai sosok yang ramah dan sopan. Warga sekitar tak menyangka kepergiannya datang secepat itu, dan dengan cara yang begitu memilukan sekaligus membanggakan.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 Wita. Iwan Dahilin, seorang nelayan yang tengah memancing bersama anak dan keponakannya menggunakan sampan di sekitar Muara Indah Pengambengan, melihat pemandangan yang membuatnya langsung bertindak: seorang pria mengambang di permukaan air, diapit dua anak laki-laki yang berteriak meminta tolong.

Iwan tak menunggu lama. Ia mendayung sampannya mendekat, menarik kedua anak itu ke tepi pantai terlebih dahulu, lalu kembali ke tengah untuk mengevakuasi sang pria ke atas perahu. Namun nyawa SB sudah lebih dulu pergi.

Keluarga segera mengangkutnya ke Puskesmas II Negara, menggunakan kendaraan pribadi. Di sana, dokter jaga memeriksa dan menyatakan SB telah meninggal dunia. Dari pemeriksaan medis, ditemukan busa dan darah keluar dari hidung serta mulutnya, namun tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kapolsek Negara, AKP Andi Prasetio, S.H., M.H., memastikan personelnya segera turun ke lokasi begitu laporan diterima. Pendataan saksi dilakukan, koordinasi dengan pihak medis dijalin, dan penanganan akhirnya diserahkan kepada keluarga.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa atas musibah ini,” ujar Andi.

Kepolisian juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat Iwan dan warga pesisir yang membantu evakuasi, hingga dua anak yang berada bersama korban berhasil selamat.

Pihak keluarga menerima kepergian SB sebagai musibah. Mereka menolak dilakukan autopsi.

Polres Jembrana mengingatkan masyarakat—khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir—untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat cuaca dan arus laut berubah tiba-tiba. Warga yang menemukan situasi darurat diminta segera menghubungi layanan kepolisian di nomor 110 atau kantor polisi terdekat. (Yus)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lagi

Lima Terduga Pelaku Pencurian Baterai Tower di Jembrana Dibekuk, Satu Masih Diburu

19 September 2026 - 07:42 WITA

Polres Jembrana Ungkap 7 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan dan Sabu 119 Gram Disita

19 September 2026 - 07:32 WITA

Bupati Jembrana Apresiasi Bakat Seniman Cilik di Lomba Gong Kebyar 2026

20 August 2026 - 08:09 WITA

Pastikan Personel Bersih dari Judi Online dan Pinjaman Online, Propam Polres Jembrana Adakan Sidak

20 August 2026 - 04:30 WITA

Polres Jembrana Sita Ribuan Rogal di Gilimanuk, Pemilik Diamankan

19 August 2026 - 11:32 WITA

BERITA DI MINATI Berita