Denpasar(JPost) – Transformasi digital yang terus berkembang di Bali mendorong kebutuhan akan sistem keamanan yang semakin cerdas, terintegrasi, dan mampu merespons potensi gangguan secara cepat. Menjawab kebutuhan tersebut, CV Cipta Kreasitama melalui merek Pixel Solusindo memperkuat layanan teknologi informasi, mulai dari Smart CCTV berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), infrastruktur jaringan komputer, hingga pengelolaan sistem teknologi secara terpadu.
Pixel Solusindo tidak hanya berfokus pada penyediaan perangkat, tetapi juga menawarkan solusi menyeluruh, mulai dari perencanaan, instalasi, konfigurasi, pengujian, hingga pemeliharaan sistem. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan teknologi yang diterapkan dapat berfungsi optimal sesuai kebutuhan pengguna.
Managing Director Pixel Solusindo, I Putu Gede Arsa Pradnyana, mengatakan perkembangan teknologi keamanan telah mengubah fungsi CCTV dari sekadar alat perekam menjadi sistem pengawasan yang mampu menghasilkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan.
“Transformasi sistem keamanan tidak hanya berbicara mengenai penggunaan perangkat yang semakin canggih. Infrastruktur jaringan, konfigurasi sistem, kualitas instalasi, pengujian, pemeliharaan, hingga pengelolaan setelah implementasi memiliki peran yang sama pentingnya dalam menjaga keberlangsungan sistem,” ujar Arsa Pradnyana.
Ia menjelaskan, Smart CCTV berbasis AI yang ditawarkan Pixel Solusindo dilengkapi sejumlah fitur analitik, antara lain deteksi manusia dan kendaraan, pemantauan zona tertentu (zone monitoring), klasifikasi objek, serta notifikasi otomatis secara real-time.
Fitur tersebut memungkinkan proses pemantauan berlangsung lebih terarah. Petugas dapat memperoleh informasi mengenai aktivitas di area yang diawasi tanpa harus terus-menerus mengamati seluruh rekaman kamera secara manual.
Namun, efektivitas sistem tetap bergantung pada perencanaan, penempatan kamera, kualitas jaringan, serta pengaturan analitik yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Chief of Marketing Officer (CMO) Pixel Solusindo, I Putu Eka Hendrayana, menambahkan bahwa kualitas implementasi dan konsistensi pelayanan menjadi faktor penting dalam memastikan teknologi memberikan manfaat jangka panjang.
“Setiap proyek memiliki karakteristik yang unik. Karena itu, kebutuhan teknologi harus dirancang berdasarkan kondisi lapangan dan tujuan penggunaannya. Kami menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Quality Assurance (QA) yang ketat, mulai dari survei lokasi, instalasi, konfigurasi, hingga layanan purna jual agar setiap sistem beroperasi secara optimal dan terukur,” kata Eka Hendrayana.
Selain pengadaan dan instalasi perangkat keras, Pixel Solusindo menyediakan layanan Managed Services serta Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO). Layanan tersebut mencakup pemeliharaan preventif, penanganan gangguan, serta pembaruan sistem secara berkala sesuai kebutuhan pelanggan.
Dalam menjalankan usahanya, Pixel Solusindo mengklaim telah menangani lebih dari 300 instansi pemerintah, BUMN, kawasan industri, vila, dan berbagai sektor komersial. Perusahaan ini juga mencatat penyelesaian lebih dari 500 proyek teknologi di Bali, dengan dukungan jaringan lebih dari 50 mitra vendor dan teknisi profesional.
Smart CCTV AI Dukung Cemagi Zero Kriminal
Salah satu implementasi teknologi keamanan Pixel Solusindo berada di Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Di wilayah yang berkembang sebagai destinasi wisata tersebut, kebutuhan akan keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas pariwisata.
Pemerintah Desa Cemagi di bawah kepemimpinan Perbekel I Putu Hendra Sastrawan, S.Si., menggandeng Polsek Mengwi dan Pixel Solusindo dalam pengembangan program “Wirasa Cemagi Zero Kriminal”. Program ini diarahkan untuk mewujudkan lingkungan desa yang aman dan kondusif melalui penguatan pengamanan terpadu serta pemanfaatan teknologi digital.
Saat ditemui di ruang kerjanya pada 7 Oktober 2026, Hendra Sastrawan menegaskan bahwa keamanan merupakan salah satu faktor utama yang harus dijaga dalam pengembangan desa wisata.
“Sebagai desa wisata di Kabupaten Badung, faktor keamanan dan kenyamanan adalah hal mutlak. Sejak 1 Januari 2026, kami mengaktifkan Sistem Pengamanan Terpadu (Sipandu) yang menggabungkan unsur Linmas dan Pecalang (Bankamda) dari lima desa adat di Cemagi untuk berpatroli 22 jam sehari. Sinergi ini kini semakin kuat dengan integrasi Smart CCTV AI dari Pixel Solusindo di titik-titik vital,” jelas Hendra.
Menurutnya, penguatan pengamanan melalui patroli dan dukungan teknologi diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah desa.
Integrasi Smart CCTV berbasis AI memungkinkan aktivitas di titik pemantauan dianalisis berdasarkan fitur dan konfigurasi sistem yang diterapkan. Informasi yang terdeteksi dapat menjadi bahan bagi petugas untuk melakukan pengecekan dan menentukan langkah penanganan di lapangan.
Dengan dukungan tersebut, potensi gangguan seperti balap liar, aktivitas mencurigakan pada malam hari, maupun pelanggaran di area tertentu diharapkan dapat diketahui lebih cepat. Selanjutnya, tim Sipandu bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa dapat melakukan koordinasi serta merespons sesuai kondisi yang ditemukan.
Meski demikian, teknologi tetap menjadi bagian dari sistem pengamanan terpadu. Kehadiran petugas, koordinasi antarlembaga, dan partisipasi masyarakat tetap menjadi unsur penting dalam menjaga keamanan desa.
Ajak Pelaku Usaha Perluas Jangkauan Pengawasan
Untuk memperluas cakupan pengamanan, Pemerintah Desa Cemagi bersama Polsek Mengwi juga mengimbau pengelola usaha di sektor Horeka (Hotel, Restoran, dan Kafe) serta masyarakat agar mempertimbangkan pemasangan CCTV di lingkungan masing-masing.
Integrasi kamera pengawas di berbagai lokasi diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan pemantauan, terutama pada titik-titik yang membutuhkan perhatian lebih. Penerapannya perlu disertai pengelolaan akses rekaman, perlindungan data, dan penggunaan kamera secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati privasi masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, pelaku usaha, masyarakat, dan penyedia teknologi menjadi bagian penting dalam membangun sistem keamanan yang berkelanjutan.
Melalui program Wirasa Cemagi Zero Kriminal, Desa Cemagi berupaya memperkuat pendekatan pengamanan yang memadukan kesiapsiagaan personel dengan pemanfaatan teknologi. Sementara itu, Pixel Solusindo menghadirkan dukungan infrastruktur digital yang diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas pemantauan di kawasan tersebut.
Upaya ini sekaligus memperlihatkan bahwa transformasi digital di sektor keamanan bukan semata-mata tentang penggunaan kamera berteknologi tinggi, melainkan tentang bagaimana perangkat, jaringan, sumber daya manusia, dan koordinasi lapangan dapat bekerja bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga maupun wisatawan.







