KABAR TUJUH| Jembrana – Suasana berbeda tampak menyelimuti Lapangan Dalam Rutan Negara, bukan tanpa alasan, Nuansa berbeda tersebut adalah serangkaian acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara, Selasa (03/06).
Dalam acara tersebut, Lilik Subagiyono secara resmi menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada pejabat baru, I Gusti Agus Putra Mahendra.

Acara juga tampak dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jembrana, Forkopimda, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Bali dan Kepala UPT Pemasyarakatan se-Bali serta pegawai dan staf Rutan Negara.
Lilik Subagiyono mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama ia menjabat.
“Saya merasa bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Rutan Negara. Terima kasih atas kerja sama dan dedikasi seluruh jajaran. Saya percaya, dengan kepemimpinan yang baru, Rutan Negara akan semakin baik ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, pejabat baru I Gusti Agus Putra Mahendra menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan program-program pembinaan serta menjalin sinergi dengan berbagai pihak demi mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin humanis dan profesional.
“Saya siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan ini dengan penuh tanggung jawab. Saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja bersama, menjaga integritas, dan terus berinovasi dalam pelayanan,” tegasnya.
Ada yang menarik dalam acara ini, sebelum meninggalkan tempat dalam pengabdian, karutan negara berkesempatan menebar ribuan bibit Ikan Gurami pada kolam Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Negara.
Penebaran bibit dilakukan secara simbolis oleh Kepala Rutan Negara yang baru beserta para tamu undangan yang hadir, pembina kemandirian serta warga binaan yang ikut dalam pembinaan kemandirian Ikan Gurami. Sebanyak 2.000 ekor bibit ikan gurami ditebar dalam kolam yang telah disiapkan sebelumnya.
I Gusti Agus Putra Mahendra menyampaikan bahwa program ini bertujuan mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan sekaligus menindaklanjuti 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
“Kami ingin warga binaan mendapatkan pengalaman dan pelatihan nyata yang bisa mereka manfaatkan saat kembali ke masyarakat. Pembinaan seperti ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan tanggung jawab dan semangat kerja mereka sekaligus mendukung program ketahanan pangan di lingkungan rutan dan sekitarnya,” ujar I Gusti Agus Putra Mahendra.
Ditempat yang sama, Kadek Dedy Wirawan menyampaikan pesan dari Kakanwil Ditjenpas Bali, Decky Nurmansyah, bahwa beliau mengapresiasi kegiatan yang dilaksanaknan di Rutan Negara.
“Saya mengapresiasi langkah Rutan Negara yang aktif memberdayakan warga binaannya. Saya berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak dan dinilai sebagai bentuk sinergi positif antara Rutan Kelas IIB Negara dan pemerintah daerah dalam upaya pemberdayaan manusia serta pembangunan berkelanjutan.
Nantinya, hasil penjualan dari Ikan Gurami ini akan dilaporkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang kemudian disisihkan untuk upah bagi warga binaan yang bertugas dan sisanya untuk kegiatan pembinaan di Rutan Negara.
(Red/Gusti Ayu)









