Jembrana (JPost)— Semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di Kelurahan Loloan Barat. Genk Ghibah (GBH) menggelar berbagai kegiatan bertema kemerdekaan yang diikuti ratusan masyarakat dari Kelurahan Loloan Barat dan sejumlah wilayah sekitar.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain menjadi hiburan, rangkaian acara dinilai mampu memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai makna kemerdekaan Republik Indonesia.
Salah seorang warga, Ali, mengaku terhibur dengan kegiatan yang digelar tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana positif bagi anak-anak agar tidak terus terpaku pada gawai.
“Saya sebagai masyarakat cukup terhibur. Juga baik buat anak-anak supaya tidak hanya terpaku dengan handphone saja,” ujar Ali saat acara berlangsung.
Ketua panitia, Kiki Andrea, mengatakan kegiatan tersebut telah memasuki pelaksanaan yang ketiga kalinya. Tahun ini, rangkaian kegiatan digelar selama dua hari, mulai 16 Agustus hingga 17 Agustus.
Pada 16 Agustus, kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan klasik untuk anak-anak serta pentas seni yang digelar menjelang malam. Sementara puncak kegiatan berlangsung pada 17 Agustus melalui apel bersama masyarakat setempat.
“Ini sudah yang ke-3 kita adakan. Alhamdulillah, antusias masyarakat selalu membuat saya terharu,” ungkap Kiki.
Sementara itu, Lurah Loloan Barat, Ujang Endy Kurnia, S.Sos., M.AP., mengapresiasi kreativitas yang ditunjukkan para pemuda-pemudi dalam menggelar kegiatan tersebut.
Menurutnya, GBH tidak hanya beranggotakan masyarakat Loloan Barat, tetapi juga melibatkan pemuda dari sejumlah wilayah lainnya.
“Genk Ghibah (GBH) ini bukan hanya warga kami (Loloan Barat-red) saja. Mereka tergabung dari beberapa daerah seperti Lelateng, Desa Tegalbadeng Barat, Kelurahan Loloan Timur juga ikut andil. Kebetulan mereka mengadakan acara di kelurahan kami,” jelas Ujang.
Ujang berharap kegiatan positif yang digagas para pemuda tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Ia juga berharap semangat dan kreativitas tersebut dapat menular kepada generasi muda berikutnya.
Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dapat mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dalam momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. (Yus)







