Menu

Dark Mode
Bupati Jembrana Apresiasi Bakat Seniman Cilik di Lomba Gong Kebyar 2026 Pastikan Personel Bersih dari Judi Online dan Pinjaman Online, Propam Polres Jembrana Adakan Sidak Polres Jembrana Sita Ribuan Rogal di Gilimanuk, Pemilik Diamankan GBH Guncang Kelurahan Loloan Barat dengan Semangat Kemerdekaan Bernilai 1,2 Triliun Lebih, Megaproyek Pembangunan Pelabuhan Pengambengan di Jembrana Akan Dimulai Kurang 3 Jam, Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan di Bali

Headline

Paus Sperma Betina Sepanjang 15 Meter Terdampar di Pantai Melaya, Jembrana

badge-check


					Seekor paus sperma betina ditemukan terdampar di Pantai Anyar Sari, Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa sore, 5 Mei 2025. Perbesar

Seekor paus sperma betina ditemukan terdampar di Pantai Anyar Sari, Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa sore, 5 Mei 2025.

Jembrana|(JPost) – Mamalia laut itu pertama kali terlihat berenang sekitar 100 meter dari garis pantai. Namun, ketika air laut surut, ia tak mampu kembali ke perairan dalam dan akhirnya kandas di bibir pantai sekitar pukul 14.00 WITA.

Kapolsek Melaya, Kompol I Ketut Sukadana, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, begitu laporan warga masuk, personelnya langsung bergerak bersama Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Jembrana, Polsek Melaya, serta unsur TNI AL Gilimanuk.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, personel kami bersama Satpolairud langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif,” ujar Sukadana.

Kemunculan paus berukuran besar itu seketika menyedot perhatian warga. Ratusan orang berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan langsung. Petugas terpaksa memasang garis pengamanan dan meminta warga menjaga jarak demi menghindari potensi bahaya.

Kepala Satpolairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, mengungkapkan bahwa identifikasi awal telah dilakukan bersama dokter hewan dari jaringan satwa Indonesia.

“Hasil identifikasi awal bersama dokter hewan dari jaringan satwa Indonesia menunjukkan bahwa satwa tersebut merupakan paus sperma berjenis kelamin betina dengan panjang sekitar 15 meter. Untuk penyebab kematian masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Suparta.

Paus sperma (Physeter macrocephalus) termasuk satwa yang dilindungi undang-undang di Indonesia. Penanganan bangkai satwa tersebut kini masih dikoordinasikan antara Polres Jembrana dan instansi terkait, sembari aparat memastikan keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi tetap terjaga.(Yus)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lagi

Bupati Jembrana Apresiasi Bakat Seniman Cilik di Lomba Gong Kebyar 2026

20 August 2026 - 08:09 WITA

Pastikan Personel Bersih dari Judi Online dan Pinjaman Online, Propam Polres Jembrana Adakan Sidak

20 August 2026 - 04:30 WITA

Polres Jembrana Sita Ribuan Rogal di Gilimanuk, Pemilik Diamankan

19 August 2026 - 11:32 WITA

GBH Guncang Kelurahan Loloan Barat dengan Semangat Kemerdekaan

16 August 2026 - 13:48 WITA

Bernilai 1,2 Triliun Lebih, Megaproyek Pembangunan Pelabuhan Pengambengan di Jembrana Akan Dimulai

12 August 2026 - 05:23 WITA

BERITA DI MINATI berita