Menu

Dark Mode
Bupati Jembrana Apresiasi Bakat Seniman Cilik di Lomba Gong Kebyar 2026 Pastikan Personel Bersih dari Judi Online dan Pinjaman Online, Propam Polres Jembrana Adakan Sidak Polres Jembrana Sita Ribuan Rogal di Gilimanuk, Pemilik Diamankan GBH Guncang Kelurahan Loloan Barat dengan Semangat Kemerdekaan Bernilai 1,2 Triliun Lebih, Megaproyek Pembangunan Pelabuhan Pengambengan di Jembrana Akan Dimulai Kurang 3 Jam, Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan di Bali

Headline

Polisi Gerebek Penyekapan Puluhan WNA di Kuta, Diduga Dijadikan Operator Penipuan Online

badge-check


					ilutrasi penyekapan 
Sumber : Gemini Perbesar

ilutrasi penyekapan Sumber : Gemini

Bali (JPost) – Aparat kepolisian berhasil membongkar praktik penyekapan puluhan warga negara asing (WNA) di sebuah guest house yang berlokasi di kawasan Kedonganan, Kuta, Badung, Bali. Penggerebekan dilakukan pada Senin sore (27/4) setelah polisi menerima laporan terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Penggerebekan ini bermula dari informasi yang diberikan oleh Kedutaan Besar Filipina di Jakarta mengenai dugaan penyekapan warga negara mereka. Tim gabungan dari Polresta Denpasar dan Polsek Kuta kemudian mendatangi guest house yang terletak di Jalan Bypass Ngurah Rai tersebut.

Di dalam bangunan, polisi menemukan fakta bahwa sejumlah kamar di lantai dua telah dimodifikasi menjadi ruang kerja. Ruangan-ruangan tersebut dilengkapi dengan berbagai perangkat elektronik seperti laptop, iPad, puluhan ponsel, hingga jaringan internet nirkabel (Starlink). Selain itu, ditemukan pula atribut yang menyerupai seragam instansi penegak hukum luar negeri, yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi penipuan.

Ada total sebanyak 27 orang diamankan dari lokasi kejadian, yang terdiri dari 26 Warga Negara Asing (WNA): Berasal dari berbagai negara, termasuk Filipina dan Kenya. Beberapa di antaranya ditemukan tidak mengantongi dokumen paspor yang sah dan satu Warga Negara Indonesia (WNI).

Warga di sekitar lokasi mengaku terkejut dengan penggerebekan tersebut. Tetangga sekitar menyatakan bahwa guest house itu selalu terlihat sepi dan sangat tertutup. Meski sering terlihat mobil keluar masuk, gerbang selalu segera ditutup kembali sehingga aktivitas di dalamnya tidak terpantau.

Informasi dari warga juga menyebutkan bahwa meskipun pemilik bangunan adalah orang Indonesia, penyewa tempat tersebut diduga merupakan warga negara asing.

Saat ini, seluruh orang yang diamankan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim gabungan dari Polresta Denpasar dan Polda Bali (Ditreskrimum serta Ditsiber). Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Bali untuk mengecek status keimigrasian para WNA tersebut guna mengungkap jaringan penipuan internasional ini lebih dalam.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lagi

Bupati Jembrana Apresiasi Bakat Seniman Cilik di Lomba Gong Kebyar 2026

20 August 2026 - 08:09 WITA

Pastikan Personel Bersih dari Judi Online dan Pinjaman Online, Propam Polres Jembrana Adakan Sidak

20 August 2026 - 04:30 WITA

Polres Jembrana Sita Ribuan Rogal di Gilimanuk, Pemilik Diamankan

19 August 2026 - 11:32 WITA

GBH Guncang Kelurahan Loloan Barat dengan Semangat Kemerdekaan

16 August 2026 - 13:48 WITA

Bernilai 1,2 Triliun Lebih, Megaproyek Pembangunan Pelabuhan Pengambengan di Jembrana Akan Dimulai

12 August 2026 - 05:23 WITA

BERITA DI MINATI berita